Iklan Google Maps_ Panduan Lengkap untuk Bikin Bisnis Kamu Makin Mudah Ditemukan

Iklan Google Maps: Panduan Lengkap agar Bisnismu Makin Mudah Ditemukan di Pencarian Lokal

Iklan Google Maps makin dicari oleh banyak pemilik bisnis lokal karena bisa bantu mereka muncul di posisi teratas saat orang mencari tempat terdekat.

Kamu pasti pernah cari “toko kacamata dekat sini”, “bengkel mobil terdekat”, atau “café recommended di sekitar saya”?

Nah, bisnis yang muncul paling atas di Google Maps, apalagi yang ditandai sebagai Promoted, biasanya langsung dapat kunjungan lebih cepat dibanding yang cuma mengandalkan pencarian organik.

Sekarang, perilaku pengguna sudah berubah. Orang nggak lagi browsing website satu per satu sebelum beli produk atau datang ke toko.

Mereka hanya buka Google Maps, ketik apa yang mereka butuhkan, lihat rating, lalu menuju lokasi yang menurut mereka paling terpercaya.

Di artikel ini, saya akan jelasin semuanya dari A–Z: cara kerja iklan Google Maps, jenis-jenisnya, langkah pemasangannya, strategi optimasi, sampai studi kasus untuk memberikan gambaran nyata buat kamu.

Baca juga: ROAS Google Ads: Cara Mengukur Keuntungan Iklan dan Meningkatkannya Secara Efektif

Apa Itu Iklan Google Maps dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Singkatnya, iklan Google Maps adalah fitur Google Ads yang memungkinkan bisnismu muncul di posisi teratas pada hasil pencarian Maps, lengkap dengan penanda lokasi (Promoted Pin) dan tombol cepat seperti “Call”, “Directions”, atau “Website”.

Google menjelaskan bahwa iklan Maps memunculkan interaksi unik seperti:

  • Klik telepon
  • Klik petunjuk arah (Directions)
  • Kunjungan ke profil lokasi

Sumber resmi: https://support.google.com/google-ads/answer/7040605?hl=id

Ini artinya, ketika seseorang mencari bisnis seperti punyamu—entah itu “konsultan digital marketing Surabaya”, “tempat service AC terdekat”, atau “restoran Jepang dekat sini”—iklan kamu bisa tampil lebih menonjol dibanding kompetitor.

Keunggulan besar dari Maps Ads adalah orang yang mencari biasanya punya niat beli tinggi. Mereka bukan cuma “scrolling lewat”, tapi benar-benar butuh solusi saat itu juga.

Jenis-Jenis Iklan Google Maps

Jenis-Jenis Iklan Google Maps

Agar kamu makin paham, berikut beberapa jenis iklan yang bisa muncul di Maps:

1. Promoted Pin (Pin Promosi)

Kalau kamu pernah buka Google Maps terus lihat ada pin lokasi yang bentuknya beda, kadang warnanya lebih mencolok atau kotak, nah, itu namanya promoted pin.

Google sengaja bikin tampilannya beda supaya bisnismu lebih “stand out” dibanding lokasi lain di sekitar.

Promoted Pin ini bisa muncul di banyak situasi:

  • saat orang lagi lihat peta,
  • saat mereka searching sesuatu,
  • saat lagi cek rute,
  • bahkan saat sedang navigasi.

Yang menarik, kalau kamu pakai Performance Max for Store Goals, pin ini bisa menampilkan logo bisnismu langsung di Maps.

Tapi kalau pakai Smart Campaign, biasanya Google pakai ikon generik sesuai kategori bisnis. Intinya, pin ini bikin bisnismu terlihat lebih profesional dan mudah dikenali.

2. Map Search Ads (Iklan Penelusuran Peta)

Ini iklan yang muncul paling atas ketika orang mencari layanan tertentu di Google Maps. Misalnya ketika seseorang mencari:
“salon terdekat”,
“bengkel 24 jam”,
“optik surabaya”.

Bisnismu bisa muncul di urutan pertama dengan label “Ad”. Selain itu, iklannya biasanya muncul bareng info penting seperti:

  • foto,
  • rating,
  • jam buka,
  • rute,
  • dan pin iklan di peta.

Supaya iklan jenis ini bisa tampil, kamu wajib menautkan Google Business Profile ke Google Ads lewat fitur location assets. Tanpa ini, Google Maps tidak bisa menampilkan lokasi bisnismu di iklan.

Ini juga salah satu format paling efektif buat bisnis lokal, karena orang yang memakai fitur pencarian di Maps biasanya sedang punya niat beli yang sangat tinggi.

3. Map Suggest Ads (Iklan Saran Peta)

Ini iklan yang muncul bahkan sebelum orang selesai mengetik kata pencarian. Misalnya orang baru ketik: “salon su…” tetapi bisnismu sudah muncul sebagai saran otomatis.

Iklan jenis ini cuma muncul di aplikasi Google Maps (mobile), dan punya kekuatan super:

kamu bisa muncul lebih cepat dari kompetitor.

Iklan ini muncul pada kampanye:

  • Performance Max (store goals),
  • Smart Campaign,
  • Search Campaign.

Cocok buat bisnis yang ingin tampil paling depan di pencarian lokal.

4. Placesheet Ads (Iklan Placesheet)

Ini iklan yang muncul di halaman profil lokasi bisnismu setelah orang menekan pin lokasimu. Biasanya berupa:

  • modul pemesanan (untuk hotel, salon, klinik),
  • rekomendasi aktivitas,
  • bisnis-bisnis terkait di area tersebut.

Kalau bisnismu punya layanan yang bisa dipesan langsung, placesheet ini super efektif.

Kamu bisa tampil persis ketika orang sedang cek informasimu secara detail. Kampanye yang mendukung jenis ini antara lain:

Iklan jenis ini bikin profil bisnismu jauh lebih informatif dan “hidup”.

Syarat Agar Iklan Muncul di Google Maps

Kamu nggak bisa langsung pasang iklan Maps tanpa menyiapkan beberapa hal terlebih dulu. Berikut syarat wajibnya:

  • Punya Google Business Profile (GBP) yang aktif & diverifikasi
    Ini adalah pondasi utama. Tanpa GBP, iklan tidak bisa diarahkan ke lokasi bisnis kamu.
  • Google Business Profile harus terhubung dengan Google Ads melalui Location Asset.

Kampanye Ads harus mendukung penayangan di Maps, yaitu:

  • Search campaign
  • Performance Max
  • Smart campaign

Profil bisnis yang lengkap dan aktif juga sangat mempengaruhi visibilitas. Semakin lengkap informasinya (foto, jam buka, kategori, nomor telepon), semakin besar kemungkinan iklan ditampilkan.

Sumber referensi: https://support.google.com/google-ads/answer/9289322?hl=id

Cara Pasang Iklan Google Maps (Step-by-Step)

Cara Pasang Iklan Google Maps (Step-by-Step)

Berikut langkah praktis yang bisa langsung kamu coba:

1. Optimalkan Google Business Profile

Pastikan semua informasi lengkap:

  • Foto lokasi yang jelas
  • Jam operasional yang jelas
  • Nomor telepon yang bisa dihubungi
  • Kategori bisnis harus sesuai dengan bisnisnya
  • Review pelanggan yang jujur

GBP yang lengkap meningkatkan kepercayaan pengguna dan performa iklan.

2. Hubungkan Google Business Profile ke Google Ads

Caranya mudah:
Google Ads → Assets → Location → Add → Select your GBP account

3. Pilih Kampanye yang Mendukung Maps

Kalau kamu pengin iklanmu bisa muncul langsung di Google Maps, jangan pilih tipe kampanye sembarangan.

Biasanya yang paling efektif adalah Search Campaign atau Performance Max (tujuan toko) karena dua jenis kampanye ini memang dirancang supaya bisa menampilkan lokasi dan memaksimalkan traffic ke toko fisik.

Dengan memilih kampanye yang mendukung Maps, iklanmu punya peluang lebih besar muncul sebagai pin promosi atau iklan pencarian peta.

4. Targetkan Area Geografis yang Tepat

Salah satu kunci sukses iklan Google Maps adalah penargetan lokasi yang akurat. Kamu nggak perlu pakai radius yang terlalu luas—cukup 3–8 km dari lokasi bisnismu.

Kenapa? Karena orang yang mencari “terdekat” biasanya memang butuh layanan cepat di sekitar mereka.

Semakin sempit radiusnya, semakin relevan audiens yang melihat iklanmu. Hasilnya? Lebih banyak kunjungan yang benar-benar berkualitas.

5. Buat Iklan yang Mengandung Kata Lokal

Google Maps itu sangat bergantung pada konteks lokasi. Jadi, kalau ingin iklanmu muncul untuk pencarian lokal, sertakan kata-kata yang mengandung lokasi atau kebutuhan spesifik daerah tersebut. Contoh:

  • “Toko kacamata dekat Surabaya Barat”
  • “Laundry terdekat buka sampai malam”

Dengan memasukkan kata lokal seperti ini, algoritma Google bisa lebih mudah memahami konteks bisnismu dan mencocokkannya dengan kebutuhan pengguna di area sekitar.

6. Pantau Hasilnya

Setelah iklan berjalan, jangan lupa untuk cek performanya secara rutin. Di iklan Google Maps, beberapa metrik penting yang harus kamu pantau adalah:

  • Directions → seberapa banyak orang meminta petunjuk arah ke bisnismu.
  • Call Clicks → berapa banyak orang yang klik tombol “telepon”.
  • Store Visits Estimate → estimasi orang yang benar-benar datang ke lokasi.

Angka-angka ini bakal jadi panduan kamu untuk memahami apakah iklanmu sudah tepat sasaran atau butuh penyesuaian lanjutan.

Kesalahan Umum Saat Pasang Iklan Google Maps

Hindari beberapa kesalahan dasar berikut:

  • Profil bisnis tidak lengkap.
  • Salah pilih radius (terlalu luas).
  • Tidak menambahkan foto terbaru.
  • Tidak menghubungkan GBP ke Google Ads.
  • Menggunakan copy iklan terlalu umum.

Baca juga: Konversi Google Ads: Cara Biar Iklan Kamu Nggak Cuma Laku Klik

Kesimpulan

Iklan Google Maps adalah salah satu cara paling efektif untuk menarik pelanggan lokal dengan niat beli tinggi.

Biayanya fleksibel, proses setup mudah, dan hasilnya cepat terasa. Cocok banget buat bisnis yang mengandalkan kunjungan fisik.

Kalau kamu punya restoran, optik, bengkel, salon, klinik, laundry, atau usaha apapun yang mengandalkan lokasi, Maps Ads bisa jadi senjata pemasaran terbaikmu.

Kalau kamu butuh bantuan setup atau optimasi iklan Google Maps, yuk ngobrol bareng saya. Kita bisa susun strategi biar iklan kamu nggak cuma tampil, tapi beneran datengin pelanggan baru ke lokasi bisnis kamu.

👉 Hubungi saya sekarang atau lihat layanan Jasa Google Ads saya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *